Kamis, 15 Oktober 2015

PASAR TRUK HINO

Perusahaan Raksasa Otomotif Dunia Bertarung di Pasar Truk Indonesia

"Situasi bisnis akan menentukan pada penjualan kendaraan."
Perusahaan Raksasa Otomotif Dunia Bertarung di Pasar Truk Indonesia
Seorang model berpose dekat truk Hino pada Indonesia Internasional Motor Show di PRJ, Kemayoran, Jakarta. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAnews - Persaingan kendaraan komersial Tanah Air rupanya tidak kalah sengit dibandingkan kendaraan penumpang. Meski para pemain di segmen ini, khususnya truk terbilang sedikit, namun mereka saling berebut menjadi market leader.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dari total penjualan kendaraan 1,1 juta unit pada tahun lalu, 34 persennya berasal dari segmen komersial.

Untuk segmen truk ringan (kategori 2), dihuni oleh empat pemain yaitu Hino (Dutro), Isuzu (Elf), Mitsubishi (Colt), dan Toyota (Dyna). Pemimpin di segmen ini adalah Colt, Elf, Dyna, dan Dutro. Adapun penjualan truk ringan di 2012 mencapai 111.174 unit.

Di segmen truk sedang (ketegori 3) diisi oleh Hino (Ranger), Mitsubishi (Giga), dan Nissan (UD Truk). Ranger mampu menjadimarket leader, kemudian disusul Fuso dan UD Truk. Total penjualan pada tahun lalu tembus 34.769 unit.

Sedangkan di segmen truk berat (kategori 3) ditempati oleh merek-merek Eropa seperti Man, Volvo, dan Renault.

"Segmen ini pemainnya tidak banyak dan belum terkordinir rapi untuk penjualannya di Gaikindo. Untuk Hino, rencananya kita akan ikut bermain dengan meluncurkan Profia," kata Santiko Wardoyo, Sales Promotion Director PT Hino Motors Sales Indonesia, Sabtu 13 April 2013.

Menurut Santiko, pasar kendaraan komersial (truk) sangat bergantung dengan kondisi perekonominan. Ia mencontohkan, pasar di segmen kategori 3 (truk berat) menurun drastis ketika usaha batu baru mulai lesu di tahun lalu.

"Jadi, situasi bisnis akan menentukan pada penjualan kendaraan yang memang digunakan untuk kegiatan operasional mereka," kata dia.

Karakter pasar kendaraan komersial berbeda dengan penumpang. Para produsen truk tidak agresif untuk meluncurkan model baru atau melakukan penyegaran desain. "Mereka justru lebih mengedepankan perubahan dari segi mesin (tenaga) sesuai kebutuhan dari pelaku bisnis," ujarnya.

Kuasai Pasar

Santiko mengatakan pada tahun lalu, Hino baru mampu menjadi market leader di kategori truk sedang, dengan penjualan sebanyak 19.537 unit. "Di kategori truk ringan kita belum memimpin pasar, karena Dutro hanya terjual 14.468 unit pada 2013. Tapi ke depannya kita akan fokus di sini, mengingat potensinya cukup besar," ujarnya.

Trend positif sudah mulai dirasakan Hino pada kuartal pertama (Januari-Maret) 2013. Dengan total market 34.110 unit, mereka mengemas penjualan 4.660 unit (truk ringan) dan 3.600 unit (truk menengah).

"Total market kuartal pertama tahun ini naik tipis ketimbang 2012 (33.790 unit). Namun, kami tetap optimis target 40 ribu unit hingga akhir tahun bisa terpenuhi," kata dia.

Penetrasi Hino menguasai pasar selain merilis produk baru, yakni menyodorkan mesin anyar diesel comman rail di tipe 6X2 dan 4X2 (truk cargo). Produsen asal Jepang itu juga meningkatkan layanan purna jual dengan menambah outlet dari 135 pada tahun lalu menjadi 150.

Lalu apakah Hino mampu menjadi 'raja' truk Indonesia? Kita tunggu saja. (ren)

INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282
081-333-772-235

Jumat, 02 Oktober 2015

BUS TANPA PINTU SUPIR

TAK BOLEH ADA LAGI PINTU DI BAGIAN SUPIR BUS


Armada baru PO Mila Sejahtera jurusan Banyuwangi-Jember--Solo Jogjakarta sudah tidak lagi menggunakan pintu pengemudi.Jakarta, MobilKomersial.com - Banyaknya kasus kecelakaan fatal yang melibatkan bus dan menimbulkan banyak korban meninggal dan luka serius mendorong Pemerintah menerbitkan larangan bagi industri karoserimemasang fitur pintu pengemudi pada bodi bus di bagian kanan depan.
Dalam sejumlah kasus laka, oknum pengemudi bus diduga langsung melarikan diri meninggalkan bus dan korbannya saat busnya mengalami laka, lalu kabur melalui pintu pengemudi. Regulasi mengenai larangan memang pintu pengemudi tersebut tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor: AJ.403/4/14/DRJD/2007.
Merespon larangan ini, sejumlah industri karoseri kini berangsur sudah mulai tidak memproduksi lagi bodi bus dengan fitur pintu pengemudi.
Dalam contoh surat proposal penawaran karoseri dari karoseri Adi Putro, Malang, ke konsumen yang salinannya kami terima misalnya, karoseri ini sudah tidak lagi memasukkan opsi pemasangan pintu pengemudi kepada konsumennya.
Di lapamgan, larangan ini sebenarnya tidak begitu efektif karena praktiknya masih ada saja perusahaan otobus (PO) yang memesan bus baru dengan opsi pintu pengemudi tetap dipasang. Tapi sebagai langkah pencegahan tindakan tidak terpuji pengemudi yang melarikan diri saat terjadi laka, regulasi ini terbilang cukup bagus. Bagaimana pendapat Anda?

INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282 atau 081-333-772-235

KREDIT, CASH, ANGSURAN, MURAH, HEMAT, IRIT, DISKON, MOBIL, TRUCK, NIAGA, COMMERSIAL, DUMP, MIXER, CARGO, LOGISTIK, TANGKI, BUS, MICROBUS, MEDIUM BUS, ENGKEL, DOUBLE, FUSO, ISUZU ELF, TRAILER, TRACTOR HEAD, HINO, MITSUBISHI, UD TRUCK, MERCEDEZ BENZ, SCANIA, , NISSAN, TOYOTA, ISUZU, HYUNDAI,  VOLVO, AUDI, BMW, CHEVROLET, DAIHATSU, DODGE, FIAT, FORD,  HONDA, SUZUKI, JAGUAR, JEEP, KIA, LEXUS, MAZDA, OPEL, PEUGEOT, PORSCHE, VOLKSWAGEN, RANGER,DUTRO, ELF

BUS SETRA TOP CLASS 500

PESONA DESAIN SETRA TOP CLASS 500 DI BUS PO HARYANTO


Foto: istimewa
Foto: istimewa
Jakarta, MobilKomersial.com - Pesona Bus Setra Top Class 500 memang tak ada habisnya. Desain bus ini boleh dibilang menjadi trendsetter di industri karoseri bus di Indonesia sepanjang tahun 2015 ini, dan kami prediksi juga masih akan menjadi tren di  tahun depan, mengingat periode pergantian model bus yang dirilis oleh industri karoseri tidak terjadi setiap tahun.
Di pasar Indonesia, bus dengan desain Setra Top Class 500 boleh dibilang pertama kali diperkenalkan oleh karoseri Adi Putro. Desain ini pertama kali dirilis karoseri asal Malang, Jawa Timur, ini di ajang pameran otomotif akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
Saat itu bus yang ‘berbaju’ Setra Top Class 500 yang Adi Putro pajang adalah Mercedes-Benz OC 500 RF 2542double axle. Di akhir pameran, bus premium ini kemudian dibeli oleh Perusahaan Otobus (PO) Pandawa 87 asal Pasuruan, Jawa Timur.
Belakangan desain ini juga diaplikasikan oleh dua karoseri lain di Jawa Timur. Masing-masing adalah Karoseri Piala Mas di Malang dan Karoseri Gunung Mas, Madiun. Salah satu perusahan otobus yang sudah memesan dan mengoperasikan bus berbodi Setra Top Class 500 dari Karoseri Gunung Mas adalah PO Haryanto, Kudus.
Salah satu unit bus yang dipesan oleh PO ini, sempat dipamerkan di ajang pameran bus, truk dan industri komponen IIBT 2015 di JX, Surabaya, 12-14 Agustus 2015 ini. Bus berkelir hitam berpadu dengan kuning keemasan ini terlihat elegan dan gagah dengan lampu depan dan belakang yang sudah mengaplikasikan teknologi LED.
Ciri khas desain bus Setra Top Class 500 terletak pada selendang putusnya yang yang terdapat di atas kaca samping bus yang berada di belakang yang mengalir ke depan. Selendang ini putus di sekitar atas as roda, lalu selendang ini berlanjut turun ke kaca di belakang bagian kemudi. Begitu juga desain irisan kaca dengan pilar kaca di dinding samping bus di bagian belakang yang berkesan modern dan elegan.
Ciri khas lainnya adalah lampu dengan desain cutting yang khas di ujung selendang di bagian belakang serta sepasang lampu stop lamp yang tersemat di bagian atas kaca belakang (buritan) bus. Karoseri Gunung Mas menyematkan bus desain ini dengan nama khas: Zeppelin G2. Bagaimana pendapat Anda?

INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282 atau 081-333-772-235.

KREDIT, CASH, ANGSURAN, MURAH, HEMAT, IRIT, DISKON, MOBIL, TRUCK, NIAGA, COMMERSIAL, DUMP, MIXER, CARGO, LOGISTIK, TANGKI, BUS, MICROBUS, MEDIUM BUS, ENGKEL, DOUBLE, FUSO, ISUZU ELF, TRAILER, TRACTOR HEAD, HINO, MITSUBISHI, UD TRUCK, MERCEDEZ BENZ, SCANIA, , NISSAN, TOYOTA, ISUZU, HYUNDAI,  VOLVO, AUDI, BMW, CHEVROLET, DAIHATSU, DODGE, FIAT, FORD,  HONDA, SUZUKI, JAGUAR, JEEP, KIA, LEXUS, MAZDA, OPEL, PEUGEOT, PORSCHE, VOLKSWAGEN, RANGER,DUTRO, ELF

BUS LEGACY SKY KAROSERI LAKSANA

DENGAN RP 450 JUTA, ANDA BISA BAWA PULANG BUS LEGACY SKY KAROSERI LAKSANA

Foto: istimewa
Foto: istimewa
Jakarta, MobilKomersial.com - Mungkin Anda penasaran, berapa sih harga satu unit sebuah bus besar? Jika Anda melakukan pemesanan di Karoseri Laksana, Ungaran, salah satu perusahaan karoseri bus ternama di Indonesia, Anda hanya perlu menyiapkan kocek sekitar Rp 450 juta.
Harga tersebut untuk menebus satu unit bus model Legacy Sky dengan fitur full option. Bambang Sutejo, dari kantor perwakilan Karoseri Laksana di Jakarta yang kami temui di sela acara Pameran Transportasi Indonesia 2015 di Gedung Smesco, Jakarta, baru-baru ini mengatakan, harga tersebut sudah mencakup bodi bus, seat, dan audio-video, fasilitas toilet. Namun tidak termasuk komponen AC dan sasis.
“Harga AC untuk bus besar merk Denso sekitar Rp 100 juta,” ujar Bambang.
Sebagai varian bus premium, Legacy hanya diaplikasikan pada sasis bus bermesin belakang. Bus model Legacy Sky bisa diaplikasikan pada sejumlah jenis sasis bus yang beredar dan dipasarkan oleh pabrikan bus di Indonesia seperti Mercedes-Benz, Hino, dan Scania.
Untuk Mercede-Benz, Legacy Sky bisa diaplikasikan pada varian sasis OH 1521, OH 1525, OH 1526, OH 1626 dan OH 1836. Untuk Hino, Legacy Sky bisa diaplikasikan pada sasis Hino RK 260, Hino RK 235 dan Hino RN 285. Sementara, untuk Scania, Legacy Sky antara lain bisa diaplikasikan pada platform Scania K360 IB.
Berdasar catatan kami, bus Legacy Sky merupakan salah satu varian bus besar paling laris dari Karoseri Laksana. Sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar beberapa tahun lalu, varian ini langsung mendapat sambutan hangat kalangan operator bus di Tanah Air. Ini karena rancang desain eksterior dan interiornya yang elegan.
Legacy Sky yang beredar sekarang merupakan versi penyegaran dari Legacy sebelumnya. Dari aspek eksterior, perbedaan antara Legacy lama dan baru antara lain terlihat desain cowl depan dan belakang,  aplikasi lampu depan dan belakang, desain bumper, dan desain gril belakang (kisi-kisi udara).
Sejumlah operator bus antarkota antarprovinsi, bus malam dan bus pariwisata sudah banyak yang memesan dan mengoperasikan bus ini. Antara lain, PO Sinar Jaya (Jakarta), Po Agra Mas (Karawang), PO Pahala Kencana (Jakarta), PO Hiba Utama (Jakarta), PO Rosalia Indah (Solo), PO Raya (Wonogiro) PO Akas NR (Probolinggo), Damri (Jakarta) dan lain-lain.

INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282 atau 081-333-772-235

KREDIT, CASH, ANGSURAN, MURAH, HEMAT, IRIT, DISKON, MOBIL, TRUCK, NIAGA, COMMERSIAL, DUMP, MIXER, CARGO, LOGISTIK, TANGKI, BUS, MICROBUS, MEDIUM BUS, ENGKEL, DOUBLE, FUSO, ISUZU ELF, TRAILER, TRACTOR HEAD, HINO, MITSUBISHI, UD TRUCK, MERCEDEZ BENZ, SCANIA, , NISSAN, TOYOTA, ISUZU, HYUNDAI,  VOLVO, AUDI, BMW, CHEVROLET, DAIHATSU, DODGE, FIAT, FORD,  HONDA, SUZUKI, JAGUAR, JEEP, KIA, LEXUS, MAZDA, OPEL, PEUGEOT, PORSCHE, VOLKSWAGEN, RANGER,DUTRO, ELF

BODI BUS KAROSERI LAKSANA

MENGENAL MESIN-MESIN PEMBUATAN BODI BUS DI KAROSERI LAKSANA


Foto: istimewa
Foto: istimewa
Jakarta, MobilKomersial.com - Industri karoseri bus di Indonesia kini sudah sangat maju. Jika dibandingkan dengan teknologi penggarapan di era 1980-an, teknologi pembuatan bodi bus saat ini sudah mengadopsi teknologibody builder terkini. Misalnya, untuk pembuatan plat dengan desain khusus, atau membuat komponen interior bus, nyaris semuanya sudah menggunakan teknologi terkini.
Karoseri Laksana di Ungaran, Jawa Tengah misalnya. Karoseri yang banyak dipercaya oleh operator yang menggarap bus malam, bus antarkota dan bus pariwisata ini sudah mengaplikasikan mesin-mesin berteknologi baru dalam membuat rancang bodi bus. Hasilnya, bus menjadi presisi dan indah dengan tetap mengedepankan aspek kekuatan, keawetan dan keselamatan.
Data mengenai sejumlah mesin yang digunakan karoseri Laksana untuk memproduksi komponen bus ini ditampilkan dalam wujud display di Pameran Transportasi Indonesia 2015 yang berlangsung 16-18 September 2015 lalu di Gedung Smesco, Jakarta.
Misalnya mesin CNC Folding. Argo Setiawan, teknisi karoseri Laksana yang bertugas di lokasi menjelaskan, mesin ini digunakan untuk membuat profil pelat bodi bus  dengan panjang hingga 12 meter dan tanpa sambungan. Mesin ini membantu menjaga agar permukaan pelat tetap rata.
“Beberapa komponen panel utama di bagian luar bus dibuat dengan menggunakan mesin ini,” jelas Argo.
Ada juga mesin CNC Fiber Laser. Mesin ini mampu memotong semua jenis pelat kultur dengan kecepatan potong 2 meter per detik. Lebih dari 100 macam komponen bus garapan Laksana dipotong dengan menggunakan mesin ini.
Ada juga mesin CNC Turret Punch. Ini merupakan alat untuk membuat komponen bus dengan pola khusus dengan bantuan CAD komputer dengan kecepatan tinggi. Alat ini mampu memberi akurasi tinggi pada hasil akhirnya.
Mesin lainnya yang digunakan adalah CNC Milling 5-Axis. Mesin ini digunakan untuk memotong panel trimming interior bus (tiga dimensi). Mesin ini dapat memproses benda kerja sebesar 1,2×2,4 meter.
Laksana sendiri saat ini memfokuskan diri memproduksi bus besar dan bus berukuran medium. Karoseri ini juga mampu memproduksi bus gandeng (articulated) untuk memasok kebutuhan armada busway Transjakarta.

INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282 atau 081-333-772-235

KREDIT, CASH, ANGSURAN, MURAH, HEMAT, IRIT, DISKON, MOBIL, TRUCK, NIAGA, COMMERSIAL, DUMP, MIXER, CARGO, LOGISTIK, TANGKI, BUS, MICROBUS, MEDIUM BUS, ENGKEL, DOUBLE, FUSO, ISUZU ELF, TRAILER, TRACTOR HEAD, HINO, MITSUBISHI, UD TRUCK, MERCEDEZ BENZ, SCANIA, , NISSAN, TOYOTA, ISUZU, HYUNDAI,  VOLVO, AUDI, BMW, CHEVROLET, DAIHATSU, DODGE, FIAT, FORD,  HONDA, SUZUKI, JAGUAR, JEEP, KIA, LEXUS, MAZDA, OPEL, PEUGEOT, PORSCHE, VOLKSWAGEN, RANGER,DUTRO, ELF

HINO TRANSPORTASI INDONESIA

HINO INGIN KEMBANGKAN TRANSPORTASI INDONESIA

truk pemadam kebakaran-HinoJakarta, MobilKomersial.com - Tak hanya berorientasi bisnis semata, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga peduli akan perkembangan transportasi negeri ini. Hal tersebut dapat terlihat dari turut sertanya Hino dalam ajang Pameran Transportasi Indonesia 2015 di Jakarta.
“Keikutsertaan pada pameran transportasi ini untuk menegaskan komitmen Hino untuk berkontribusi dalam pengembangan transportasi di Indonesia dan juga industriotomotif nasional,” ujar Direktur Sales dan Promosi PT HMSI, Santiko Wardoyo, Rabu (16/9/2015).
Pada pameran kali ini, Hino menampilkan produk yang sudah teruji kehandalannya dalam memberikan servis sebagai moda transportasi massa. Terdapat Hino Dutro 110 SDBL. Mikrobus empat roda ini sudah digunakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai bus sekolah di berbagai rute.
Selain itu juga terdapat Hino Ranger FG Series yang sudah disulap menjadi mobil pemadam kebakaran. Nantinyatruk ini dengan tangguhnya akan membantu masyarakat dalam menangani musibah kebakaran.
Jika ditelisik, saat ini sudah terdapat 310 unit bus Hino yang diperuntukan sebagai moda transportasi di Jakarta. Angka tersebut terdiri dari 74 bus CNG, 93 bus disel dan 143 unit bus APTB.
Tak hanya memanjakan Ibu Kota dengan kehandalannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga mempunyai bus Hino R 260 yang diperuntukan sebagai Trans Metro Bandung. Begitupula dengan Trans Anggrek di Tangerang Selatan, Banten yang juga menggunakan bus Hino.
Dan yang terbaru sebanyak 1.000 bus Hino R 260 yang akan didistribusikan ke berbagai provinsi sebagai bus rapid transit (BRT), telah dibeli oleh Kementerian Perhubungan melalui sistem e-catalog.
Kita semua tentu berharap kerjasama Hino dengan pemerintah Indonesia dapat mewujudkan sistem transportasi modern dan berkualitas.
INFO PEMESANAN HINO HUB YOGA
0896-1202-8282 atau 081-333-772-235

KREDIT, CASH, ANGSURAN, MURAH, HEMAT, IRIT, DISKON, MOBIL, TRUCK, NIAGA, COMMERSIAL, DUMP, MIXER, CARGO, LOGISTIK, TANGKI, BUS, MICROBUS, MEDIUM BUS, ENGKEL, DOUBLE, FUSO, ISUZU ELF, TRAILER, TRACTOR HEAD, HINO, MITSUBISHI, UD TRUCK, MERCEDEZ BENZ, SCANIA, , NISSAN, TOYOTA, ISUZU, HYUNDAI,  VOLVO, AUDI, BMW, CHEVROLET, DAIHATSU, DODGE, FIAT, FORD,  HONDA, SUZUKI, JAGUAR, JEEP, KIA, LEXUS, MAZDA, OPEL, PEUGEOT, PORSCHE, VOLKSWAGEN, RANGER,DUTRO, ELF